Liputan6.com, Jakarta Keragaman sejarah dan budaya di Indonesia merupakan ladang subur kisah non fiksi yang luar biasa. Kisah-kisah tersebut menjadi latar dibuatnya film dokumenter Indonesia. Film dokumenter yang diangkat dari kisah nyata ini membuat pemirsanya takjub. Mulai dari isu politik, lingkungan, hingga perjuangan personal yang sangat direkomendasikan untuk ditonton.
Film dokumenter indonesia merupakan rekaman sejarah kontemporer yang hidup. Berbeda dari film cerita yang dibangun dari imajinasi, film dokumenter mengambil esensi fakta, peristiwa, atau isu-isu sosial yang benar-benar terjadi.
Setali tiga uang dengan definisi yang diberikan oleh Ilham Zoebazary dalam bukunya Kamus Istilah Televisi & Film pada tahun 2010. Ia menyebutkan bahwa film ini mendokumentasikan film nyata hingga di filmkan di lokasi sebenarnya. Bahkan menggunakan gaya perfilman dengan efek yang realistis seperti teknik kamera dan suara.
Berikut film dokumenter Indonesia yang wajib kamu tonton lewat kisah yang mengguncang dan menginspirasi.
1. The Act of Killing (Jagal)
Film ini menampilkan para pelaku pembantaian massal anti komunis di Indonesia pada tahun 1965-1966. Menariknya, pada pembunuh tersebut diminta untuk merekonstruksi adegan-adegan pembunuhan yang mereka lakukan dalam gaya genre gangster atau musikal. Sebagian besar gambarnya diambil di Medan, Sumatera utara antara 2005 sampai 2011.
2. Senyap
Diperankan pemain utama Adi Rukun, Film dokumenter Indonesia ini merupakan sekuel dari The Act of Killing. Adi rukun seorang tukang kacamata menjadi korban pembantaian 1965. Adi memberanikan diri menemui para pelaku pembunuhan kakaknya di masa lalu. Ia memakai profesinya sebagai sarana menuntut pengakuan serta permintaan maaf.
3. Sexy Killers
Disutradarai Dandhy Dwi Laksono dan Ucok Suparta, film dokumenter Indonesia ini telah ditonton jutaan orang. Mengungkap jaringan gelap antara industri pertambangan batu bara, kerusakan lingkungan, hingga keterlibatan pejabat publik di dalamnya. Film ini bentuk kritik kepada elit yang meraup keuntungan bisnis lewat merusak ekosistem dan mengorbankan rakyat kecil.
4. Banda
Diperankan oleh Reza Rahadian dan Ario Ayu, menceritakan sejarah gelap Kepulauan Banda, Maluku yang menjadi rebutan bangsa Eropa berkat pala. Film ini menelusuri jejak kekejaman kolonialisme, pembantaian massal hingga asal-usul Banda.
5. Eksil
Disutradarai oleh Lola Amaria, film dokumenter ini menyajikan kisah-kisah memilukan para mahasiswa Indonesia pada tahun 1960-an. Mereka menempuh pendidikan di luar negeri namun kewarganegaraanya dicabut setelah peristiwa politik 1965. Mereka terpaksa hidup terasing tanpa negara asal.
6. Semesta
Diproduseri oleh aktor Nicholas Saputra, film dokumenter Indonesia ini mengangkat kisah tujuh tokoh di tujuh provinsi yang berjuang menjaga lingkungan hidup lewat keimanan dan budaya mereka. Film ini membawa tradisi dan spiritual menjadi benteng terakhir bagi kelestarian alam.

1 month ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469518/original/091589600_1768125103-SnapInsta.to_612126219_18567761107019346_8684632913880325368_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468702/original/053848200_1767973692-20250918022813_lee-jae-wook-shin-ye-eun-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1397722/original/049067300_1478510463-Amigos_X_Siempre_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469249/original/027152200_1768101623-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3503153/original/055613300_1625628000-taxi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469136/original/096858400_1768063893-romaoke.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468486/original/008293200_1767952671-WhatsApp_Image_2026-01-09_at_16.48.05.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469222/original/053052300_1768099330-MixCollage-11-Jan-2026-09-12-AM-9000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467358/original/078193400_1767875810-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467417/original/011661500_1767880176-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_17.44.05.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469100/original/044856000_1768058602-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_22.14.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469138/original/024501800_1768064348-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_12.47.52.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469135/original/019911400_1768063836-roma4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445702/original/094733500_1765862153-WhatsApp_Image_2025-12-16_at_10.19.36.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469114/original/051105900_1768061911-Gandhi_Fernando_0.jpeg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437257/original/096868200_1765246639-christian_pulisic_milan_vs_torino.jpg)









