Apa Saja HP yang Harganya bakal Naik pada 2026 Gara-Gara Krisis RAM?

4 days ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Kenaikan harga RAM global yang dipicu lonjakan teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai berdampak ke berbagai sektor, termasuk pasar HP.

Konsumen yang berencana membeli ponsel baru pada 2026 akan berpotensi menghadapi harga lebih mahal, pilihan RAM terbatas, hingga penurunan spesifikasi di sejumlah lini perangkat.

Selama setahun terakhir, harga RAM meroket hingga dua sampai tiga kali lipat. Meski selama ini pengguna ponsel mungkin tidak terlalu terdampak karena RAM ponsel tidak dibeli terpisah seperti pada PC, namun pasokan memori global kini perlahan mengubah arah desain dan harga smartphone generasi berikutnya.

AI Jadi Biang Permasalahan Harga RAM

Lonjakan harga RAM tak terlepas dari meningkatnya permintaan memori untuk kebutuhan AI. Penyedia pusat data seperti Amazon dan Oracle memborong DDR5 untuk menopang komputasi cloud berperforma tinggi.

Mengutip Android Authority, Rabu (7/1/2026), server AI modern bahkan dapat menggunakan RAM hingga beberapa terabyte, ini berbanding jauh dengan server generasi lama yang hanya mengandalkan 128GB atau 256GB DDR4. Akibatnya, konsumen PC dan produsen perangkat lain kini harus bersaing dengan raksasa teknologi global untuk mendapatkan pasokan RAM.

Namun, tekanan terbesar datang dari pergeseran fokus menghasilkan memori ke High Bandwith Memory (HBM), komponen penting dalam kartu AI Nvidia seperti H100 dan GH200. Meski diproduksi dari wafer yang sama dengan DDR dan LPDDR, HBM menawarkan margin keuntungan hingga lima kali lipat.

Sejak 2023, tiga produsen utama dunia yaitu Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron Technology yang menguasai sekitar 75 persen pasar RAM global, semakin banyak mengalihkan kapasitas produksinya ke HBM. Akibatnya, pasokan RAM konsumen seperti DDR, LPDDR, dan GDDR terus menyusut.

Tekanan ini diperparah dengan proyek infrastruktur AI. Pada Oktober 2025, OpenAI menandatangani letter of intent dengan Samsung dan SK Hynix untuk proyek “Stargate”. Kebutuhan memorinya diperkirakan mencapai 900 ribu wafer DRAM per bulan.

Smartphone Tak Luput dari Krisis RAM

Meski smartphone menggunakan LPDDR5 atau LPDDR5X, keduanya diproduksi pada jalur fabrikasi yang serupa. Ini berarti, keputusan alokasi kapasitas di tingkat pabrik ikut memengaruhi ketersediaan RAM untuk ponsel.  

Dalam prioritas industri, RAM server dan HBM untuk AI berada di posisi teratas, sementara memori mobile berada di urutan belakang. Produsen DRAM pun cenderung menahan ekspansi kapasitas demi menjaga margin, setelah peristiwa kelebihan pasokan pada 2018 dan 2022.

Tambahan kapasitas baru diperkirakan belum memberikan dampak signifikan dalam waktu dekat. Fasilitas M15X milik SK Hynix baru mulai beroperasi pada 2026, sementara pabrik Micron di Idaho diproyeksikan aktif pada paruh kedua tahun 2027. Artinya, harga RAM berpotensi tetap tinggi hingga mendekati tahun 2028.

Counterpoint Research bahkan memangkas proyeksi pengiriman smartphone 2026 sebesar 2,6 persen. Biaya produksi ponsel diprediksi naik 10 sampai 25 persen hingga akhir 2025, dan berpotensi melonjak lagi 10 sampai 15 persen pada pertengahan 2026.

Samsung dan Xiaomi akan Naikkan Harga HP?

Dampak krisis RAM mulai terasa pada bocoran perangkat mendatang. Galaxy S26 disebut berpotensi lebih mahal akibat kenaikan harga LPDDR5 hingga 16 persen. Xiaomi juga telah memberi sinyal bahwa harga ponsel 2026 kemungkinan terdongkrak biaya chip memori.

Model kelas bawah menjadi yang paling rentan, karena RAM memberikan porsi besar biaya produksi dan margin keuntungannya lebih tipis. Bahkan Samsung Semiconductor dilaporkan enggan memberikan harga RAM murah untuk divisi ponselnya sendiri.

Untuk menjaga margin, produsen ponsel memiliki beberapa opsi, meski tidak selalu ramah konsumen. Salah satunya dengan mengurangi kapasitas RAM. Ponsel RAM 16 GB bisa semakin langka, sementara model 6 GB atau bahkan 4 GB berpotensi hadir kembali di segmen murah.

Opsi lain adalah mengalihkan nilai jual ke kapasitas penyimpanan, bukan RAM. Produsen bisa menawarkan penyimpanan besar dengan RAM lebih kecil, sambil mengandalkan teknologi kompresi memori atau fitur “RAM virtual”.

Di sisi lain, spesifikasi lain juga berisiko dipangkas. Mulai dari pengurangan jumlah kamera, penurunan kualitas layar, hingga penghapusan fitur seperti wireless charger atau sertifikasi tahan air, terutama pada ponsel entry level.

iPhone 17 bakal Makin Mahal karena Harga RAM Naik 230 Persen

Sebelumnya, kelangkaan memori DRAM (Dynamic Random Access Memory) global mulai menekan margin keuntungan AppleiPhone 17 diprediksi akan menjadi produk pertama yang merasakan dampak langsung dari lonjakan biaya komponen tersebut.

Menurut laporan Gizmochina, dikutip Minggu (28/12/2025), Apple tengah menghadapi kenaikan harga DRAM yang cukup drastis.

Hal ini memicu spekulasi mengenai seberapa lama raksasa teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat (AS) tersebut mampu menyerap kenaikan biaya produksi sebelum akhirnya membebankannya kepada konsumen (menaikkan harga iPhone 17).

Data menunjukkan bahwa biaya untuk modul RAM LPDDR5X berkapasitas 12GB yang diproyeksikan untuk model iPhone 17 Pro, meroket dari kisaran USD 25–USD 29 (sekitar Rp 400 ribu-Rp 460 ribu) menjadi USD 70 (sekitar Rp 1,1 juta) per unit.

Kenaikan sebesar 230 persen ini merupakan angka yang sangat signifikan bagi struktur biaya perangkat elektronik mana pun, termasuk bagi perusahaan sebesar Apple.

Selama ini, Apple berhasil menghindari guncangan harga pasar berkat kontrak pasokan jangka panjang yang mengunci harga komponen jauh di muka. Namun, untuk kasus DRAM kali ini, Apple tampaknya mulai kesulitan.

Rumor yang beredar menyebutkan bahwa kontrak pasokan DRAM Apple dengan dua raksasa memori, SK Hynix dan Samsung, akan berakhir pada Januari 2026.

Begitu kontrak tersebut habis, Apple harus melakukan negosiasi ulang di tengah kondisi pasar yang tidak menguntungkan. Mustahil bagi Apple untuk mendapatkan kembali harga "lama" di angka USD 25 per unit.  

Efek Domino Tren AI

Situasi ini diperparah oleh pergeseran fokus industri memori global. Produsen utama seperti SK Hynix dan Micron dilaporkan mulai memangkas kapasitas produksi memori LPDDR untuk beralih ke HBM (High Bandwidth Memory).

Memori jenis HBM saat ini sedang berada di puncak permintaan karena margin keuntungannya yang jauh lebih tinggi, terutama untuk kebutuhan akselerator AI dan pusat data (data center).

Kondisi ini menempatkan Apple dalam posisi sulit. Untuk lini iPhone 18 mendatang, Apple kemungkinan besar akan sangat bergantung pada Samsung sebagai pemasok utama RAM.

Infografis Akhir Riwayat Ponsel Black Market di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)