Liputan6.com, Jakarta - Arsenal vs Liverpool berakhir tanpa gol pada lanjutan Liga Inggris. Hasil ini membuat Liverpool pulang dari Emirates Stadium dengan satu poin yang terasa campur aduk.
Di satu sisi, raihan satu poin melawan pimpinan klasemen sementara, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB, terasa menyenangkan. Arsenal menunjukkan organisasi dan disiplin tim asuhan Arne Slot berjalan rapi. Di sisi lain, absennya Hugo Ekitike karena cedera begitu terasa di lini depan.
The Reds memang tak lagi berada dalam perburuan gelar, tetapi performa ini cukup memberi suntikan optimisme bagi publik Merseyside. Arsenal sempat mendominasi 20 menit awal dengan tekanan tinggi di area sendiri Liverpool.
Namun, justru tim tamu yang nyaris unggul lebih dulu lewat sepakan jarak jauh Conor Bradley yang membentur mistar gawang, berawal dari miskomunikasi David Raya dan William Saliba.
Berita video Bola Break episode kali membahas tentang performa Arsenal yang mulai menurun dan persaingan antara Liverpool vs Manchester City.
Serangan The Reds Mandek di Arsenal vs Liverpool
Memasuki babak kedua, Liverpool mulai terlihat lebih percaya diri. Florian Wirtz sempat mengira dirinya berhak atas penalti usai dijatuhkan Leandro Trossard, tetapi wasit Anthony Taylor bergeming. Keputusan itu memicu protes, namun tak mengubah jalannya laga.
Masalah utama Liverpool tetap sama, tak ada figur jelas di depan untuk menyelesaikan peluang. Dominik Szoboszlai mencoba memecah kebuntuan lewat tendangan bebas, sayangnya bola hanya mengenai bagian atas jaring. Dalam laga yang minim peluang bersih, Arsenal dan Liverpool sama-sama buntu hingga peluit akhir dibunyikan.
Pertahanan Solid dan Lini Tengah yang Bekerja
Lini belakang Liverpool pantas mendapat kredit. Alisson tampil tenang dengan beberapa penyelamatan sederhana berkat rapatnya pertahanan di depannya. Conor Bradley agresif membantu serangan dan nyaris mencetak gol spektakuler sebelum harus keluar dengan tandu di akhir laga.
Ibrahima Konate dan Virgil van Dijk tampil solid, sukses meredam Viktor Gyokeres sekaligus meredam atmosfer Emirates. Di lini tengah, Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister, dan Szoboszlai bekerja keras menjaga keseimbangan. Mereka mampu mengimbangi duel melawan Declan Rice dan Martin Zubimendi, membuat Arsenal kesulitan mengontrol tempo.
Serangan Tumpul, Slot Tetap Dapat Apresiasi
Di sektor depan, Jeremie Frimpong merepotkan dengan kecepatan, meski kerap ceroboh di keputusan akhir. Wirtz menunjukkan kilasan kualitasnya sebagai rekrutan mahal, tetapi belum cukup konsisten. Cody Gakpo bekerja keras dari sisi kiri, namun dampaknya minim.
Masuknya Joe Gomez di menit akhir hanya bersifat darurat. Meski begitu, Arne Slot layak mendapat pujian. Taktiknya efektif membuat Arsenal frustrasi di kandang sendiri. Dengan tambahan daya gedor dan kembalinya Ekitike, Liverpool mungkin bisa mengubah hasil imbang seperti ini menjadi kemenangan di kesempatan berikutnya.
Lanjut Baca:
Cristiano Ronaldo Berpotensi Tinggalkan Vila Impian Senilai Rp600 Miliar, Ada Masalah Apa?

2 days ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469682/original/017369900_1768168228-marcus-thuram-amir-rrahmani-juan-jesus-inter-milan-napoli-berebut-bola-serie-a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469673/original/037997800_1768165839-frenkie-de-jong-gonzalo-garcia-barcelona-real-madrid-duel-bola-piala-super-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469672/original/060530100_1768164901-kevin-diks-philipp-sander-borussia-monchengladbach-fc-augsburg-merayakan-gol-bundesliga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469671/original/036252100_1768164363-michael-olise-bayern-munich-merayakan-gol-bundesliga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469669/original/045575000_1768158450-Man_Utd_vs_Brighton_Danny_Welbeck.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449627/original/013308900_1766102390-massimiliano_allegri_napoli_milan_ap_altaf_qadri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469648/original/052265700_1768143787-AP26011531976527.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469568/original/028685500_1768130668-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469649/original/081006500_1768143973-Christian-Pulisic-dan-Niclas-Fullkrug.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5101397/original/003462600_1737362772-ap25019522700188_1baa9ba.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469055/original/011269000_1768048972-cesar.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469638/original/039422600_1768141566-detik_bandung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385248/original/046263800_1760901960-Fiorentina_s_Nicolo_Fagioli__left__and_AC_Milan_s_Youssouf_Fofana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5339723/original/034689100_1757108047-giacomo_raspadori_italia_estonia_selebrasi_Fabio_Ferrari_LaPresse_via_AP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396680/original/074455500_1761766556-AP25302696311889.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5140659/original/010335500_1740230820-Lorenzo_Lucca.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5469575/original/014535500_1768132144-20260111AA_BRI_Super_League_Persib_Bandung_vs_Persija_Jakarta-16.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399456/original/004388100_1761971773-spalletti_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5469503/original/087334700_1768124465-20260111AA_BRI_Super_League_Persib_Bandung_vs_Persija_Jakarta-11.JPG)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437257/original/096868200_1765246639-christian_pulisic_milan_vs_torino.jpg)









