AS Dikabarkan akan Tinggalkan Rencana Pelucutan Hamas Agar Bisa Segera Bangun Gaza, Israel Keberatan

3 weeks ago 20
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Salam Musa (9), berjalan dengan membawa kasur di antara tenda-tenda setelah hujan mengguyur kamp sementara di Deir al-Balah, di Jalur Gaza tengah, Jumat (14/11/2025). Tanpa infrastruktur yang memadai, pemandangan di kamp-kamp pengungsian menunjukkan warga menumpuk batu dan pasir untuk mengangkat alas tidur agar tidak terendam, sementara lainnya mencari sudut apa pun yang masih kering setelah hujan turun.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pemerintah AS dikabarkan akan meninggalkan rencana pengerahan pasukan stabilisasi internasional (ISF) yang akan melucuti senjata kelompok bersenjata non-negara termasuk Hamas, sehingga bisa melanjutkan proses pembangunan kembali Gaza. Keputusan itu menurut laporan telvisi Israel dilansir Times of Israel, Ahad (16/11/2025) memicu ketidaksetujuan Israel.

Menurut laporan televisi Channel 13, keputusan terbaru Gedung Putih ini membuat pembicaraan antara AS dan Israel terkait masa depan Gaza menemui 'jalan buntu'. Menurut seorang sumber Israel, sejak AS kesulitan mendapatkan komitmen dari negara-negara pihak ketiga untuk berpartisipasi melucuti Hamas, Gedung Putih mulai mengejar "solusi interim, yang saat ini tidak bisa diterima oleh Israel".

"Solusi interim ini adalah yang terburuk yang ada," ujar seorang pejabat senior Israel kepada Channel 13. "Hamas telah memperkuat diri kembali beberapa pekan terakhir sejak perang berakhir," ujarnya menambahkan.

"Tidak akan ada rehabilitasi sebelum demiliterisasi. Itu bertentangan dengan rencana Trump. Gaza harus didemiliterisasikan."

Pekan lalu, Times of Israel mendapatkan draf resolusi AS untuk Gaza yang akan didorong untuk disahkan oleh Dewan Keamanan (DK) PBB pada Senin (17/11/2025). Draf resolusi itu akan memberikan otorisasi kepada negara-negara "untuk membentuk sebuah Pasukan Stabilisasi Internasional sementara," dan mengindikasikan mandat berlaku hingga 2027.

Menurut laporan lembaga penyiaran publik Kan pada Sabtu (15/11/2025), Israel pada beberapa hari terakhir tengah menyiapkan diri untuk menghadapi masuknya puluhan ribu tentara Asing ke Gaza menyusul pengesahan resolusi DK PBB. Kan menyebut Israel menginginkan ISF diberikan wewenang untuk melucuti Hamas, meski sebagian besar negara hanya mau tentaranya menjadi pasukan perdamaian. 

Read Entire Article