Clicks Communicator Jadi HP Android Mirip BlackBerry dengan Teknologi Qi2

4 days ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Dukungan pengisian daya Qi2 yang memadai pada Android masih tergolong langka. Sejauh ini hanya seri Google Pixel 10 yang membawa standar Qi2 ke pasar massal. Namun, kabar baik datang menjelang tahun 2026, ketika ponsel Android Qi2 lainnya dikonfirmasi untuk hadir. Clicks Communicator 

Diumumkan awal pekan menjelang CES 2026, Clicks Communicator merupakan smartphone bergaya BlackBerry yag diumumkan jelang ajang CES 2026. Perangkat ini hadir dengan fokus pada keyboard fisik yan mirip dengan casing keyboard Clicks yang tersedia untuk iPhone, Pixel 10, dan beberapa perangkat lainnya.

Sebagian spesifikasi pada ponsel ini masih dirahasiakan, tetapi satu fitur yang telah dikonfirmasi adalah dukungan untuk Qi2. Clicks mengonfirmasi kepada 9to5Google bahwa perangkat ini mendukung Qi2 secara optimal, meski dibekali backplate yang dapat diganti. Hal ini menjadi catatan menarik, di mana Qi 3 biasanya membutuhkan struktur magnet yang presisi.

Dengan kehadiran Clicks Communicator, jumlah ponsel Android yang mendukung Qi2 kini bertambah menjadi enam perangkat. Sebelumnya, Qi2 lebih dulu hadir di HMD Skyline, lalu diikuti Pixel 10, Pixel 10 Pro, Pixel 10 Pro XL, dan Pixel 10 Pro Fold.

Meski demikian, Clicks Communicator dipastikan bukan produk yang ditujukan untuk pasar luas. Perangkat ini lebih menyasar pengguna dengan kebutuhan khusus, sehingga kehadirannya belum mampu mendorong adopsi Qi2 secara masif. Walaupun begitu, kehadirannya tetap menjadi sinyal positif bagi perkembangan standar pengisian daya terbaru di Android.

Ke depan, tahun 2026 diprediksi akan menjadi momentum penting bagi Qi2. Samsung Galaxy S26 series disebut-sebut akan mengadopsi teknologi ini, seiring bocoran yang kian menguat. Jika terealisasi, besar kemungkinan lini ponsel lipat Samsung juga akan menyusul di paruh akhir tahun.

Sementara itu, Pixel 11 series hampir dipastikan melanjutkan dukungan Qi2, tetapi arah langkah merek Android lain masih belum jelas.

Motorola dinilai berpotensi, meski belum ada konfirmasi. Di sisi lain, OnePlus dan Oppo telah menunjukkan minat pada aksesori magnetik, tetapi hingga kini belum merilis perangkat Qi2 pertama mereka. Segmen ponsel kelas menengah dan entry-level pun masih menjadi tanda tanya besar.

Google Siapkan Fitur Perintah Suara Gemini AI untuk Android

Di sisi lain, Google semakin serius menjadikan Gemini sebagai asisten berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengendalikan ponsel Android secara langsung.

Melalui serangkaian demo dan riset terbaru, Google memperlihatkan visi masa depan di mana perintah suara bisa menggantikan sentuhan layar dalam menjalankan berbagai tugas digital.

Dikutip dari 9to5Google, Rabu (31/12/2025), pada ajang Google I/O 2025 yang digelar Mei 2025, Google mendemonstrasikan prototipe penelitian terbaru dari Project Astra yang dapat mengambil konten dari web/Chrome, mencari dan memutar video YouTube, mencari melalui email, melakukan panggilan atas nama pengguna, dan melakukan pemesanan.

Demo berdurasi dua menit ini menunjukkan Gemini menggulir dokumen PDF di Chrome untuk Android, membuka aplikasi YouTube, menelusuri hasil pencarian, hingga memilih dan memutar video secara otomatis. Google sedang berupaya menghadirkan kemampuan ini di Gemini Live.

Pada Oktober 2025, Google juga merilis Computer Use model versi pratinjau untuk para pengembang. Model ini memungkinkan Gemini berinteraksi dengan antarmuka pengguna layaknya manusia, seperti menggulir layar, mengklik, dan mengetik.

Meski saat ini masih dioptimalkan untuk browser web, Google menilai teknologi tersebut memiliki potensi besar untuk pengendalian antarmuka mobile.

Google menggambarkan kemampuan ini sebagai langkah penting untuk membangun agen AI yang andal. Hal ini dikarenakan banyak aktivitas digital yang masih memerlukan interaksi langsung dengan antarmuka pengguna grafis, bukan sekadar perintah teks.

Harapan iPhone Murah Pupus, iPhone 16e Kalah Saing dari Android

Peluncuran iPhone 16e pada awal 2025 seharusnya menjadi angin segar bagi Apple fanboy yang menginginkan iPhone dengan harga lebih terjangkau. Realitanya berbeda. Di pasar ponsel murah, Android kembali tampil lebih meyakinkan.

Dari sisi tampilan, iPhone 16e tampil sangat minimalis dengan pilihan warna hitam dan putih serta bodi datar. Identitas iPhone memang terasa kuat, namun tampilannya dinilai terlalu polos dan kehilangan daya tarik, terutama jika dibandingkan dengan pendekatan desain HP Android kelas menengah terbaru.

Mengutip Android Authority, Rabu (23/12/2025), kelemahan paling mencolok iPhone 16e terletak pada sektor kamera. Raksasa teknologi berbasis di Cupertino ini hanya membekali satu kamera belakang berukuran 48MP, pendekatan yang kini jarang ditemui di ponsel harga menengah.

Di sisi lain, HP Pixel 9a dan Galaxy S25 FE sudah membawa dua hingga tiga kamera dengan sensor lebih besar, kemampuan ultrawide, macro, hingga zoom yang lebih fleksibel.

Pengalaman memotret di iPhone 16e juga terasa terbatas. Mode potret untuk hewan tidak tersedia. Fitur ini sudah umum di ponsel Android terjangkau. Hasil foto dinilai kurang detail di beberapa kondisi. Kamera tunggal membuat pengguna cepat menemui batas.

Dari sisi harga juga menjadi faktor penentu. iPhone 16e dijual mulai USD 599 atau sekitar Rp 9 jutaan. Di rentang ini, HP Android menawarkan paket lebih seimbang. Performa kuat, kamera fleksibel, dan banterai tahan lama.

Di ekosistem Apple sendiri, iPhone 16e dinilai kurang menarik. Dengan selisih harga tidak terlalu jauh, konsumen sudah bisa mendapatkan iPhone 16 yang sudah dilengkapi kamera ganda, layar lebih baik, dan pengisian daya lebih cepat.Alternatif lain, iPhone 17 dasar juga hadir dengan peningkatan besar yang jauh lebih setara dengan harganya.

Kondisi ini memperkuat pandangan Apple belum sepenuhnya memahami karakter pasar ponsel terjangkau. Sementara produsen Android berlomba menghadirkan ponsel kelas menengah dengan rasa flagship, Apple justru menempatkan iPhone murahnya di posisi yang serba tanggung.

Hasilnya, Android kembali unggul di pasar ponsel terjangkau, sementara iPhone 16e dinilai gagal memenuhi ekspektasi

Aksesori Baru Galaxy S26: Baterai Magnetik 15W Berstandar Qi2, Apa Kelebihannya?