Ilustrasi(Dok Istimewa)
SEBANYAK 53 warga dari 14 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke Kantor Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sabtu malam (10/1) menyusul luapan air di wilayah Kodam III.
Meski genangan dilaporkan mencapai 30 sentimeter dan akses jalan masih bisa dilalui, sejumlah warga memilih mengamankan diri ke lokasi yang lebih tinggi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar memantau terus perkembangan genangan air di sejumlah titik rawan banjir, termasuk di Kelurahan Katimbang, Biringkanaya. Pantauan sejak pukul 22.42 WITA menunjukkan ketinggian air antara 10-30 cm dengan kondisi cuaca cerah dan situasi terkendali.
Namun, akibat luapan air di sekitar Kodam III, puluhan warga memutuskan mengungsi. Hingga pukul 23.13 WITA, tercatat 53 jiwa berada di pengungsian sementara. Rinciannya: 19 laki-laki dewasa, 18 perempuan dewasa, 8 anak (4 laki-laki, 4 perempuan), dan 8 balita (5 laki-laki, 3 perempuan). Tidak ada bayi, lansia, ibu hamil, atau penyandang disabilitas dalam data sementara.
Kepala BPBD Kota Makassar Muhammad Fadly menegaskan, timnya bergerak cepat begitu terdeteksi potensi banjir. "Masyarakat tidak menunggu lama. Begitu ada potensi membahayakan, kami hadir untuk memastikan keselamatan warga," tegasnya, Minggu (11/1).
Camat Biringkanaya Juliaman menyatakan, kantor lurah telah disiapkan sebagai tempat pengungsian yang aman dengan koordinasi bersama Kampung Siaga Bencana (KSB) dan BPBD.
Sementara itu, Koordinator Data Pengungsian KSB Katimbang, Andi Mulyadi, menekankan bahwa pendataan dilakukan terus-menerus agar respons tepat sasaran.
BPBD Kota Makassar mengimbau warga di daerah rawan banjir tetap waspada dan melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang. (H-2)

10 hours ago
2





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437257/original/096868200_1765246639-christian_pulisic_milan_vs_torino.jpg)









