DPRD Jabar Kritisi Penggunaan Dana BTT untuk Bayar Hutang

2 days ago 8
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
DPRD Jabar Kritisi Penggunaan Dana BTT untuk Bayar Hutang Pawai pembangunan di Kota Bandung, Jawa Barat.(Antara)

ADANYA rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menggunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT) untuk melunasi tunggakan pembayaran kepada kontraktor yang nilainya mencapai Rp621 miliar mendapat perhatian serius dari DPRD Jabar. Namun kendati demikian hingga kini, pihak DPRD belum menerima koordinasi resmi terkait teknis kebijakan tersebut. 

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jabar, Iwan Suryawan, kemarin menegaskan pentingnya dasar hukum yang kuat dalam setiap kebijakan pergeseran anggaran. Namun yang jelas pihak eksekutif belum menjalin komunikasi formal mengenai langkah ini. 

"Sampai saat ini belum dikomunikasikan. Nanti kita akan bahas bersama, terutama mengenai langkah-langkah yang akan diambil. Karena bagaimanapun, harus ada landasannya terlebih dahulu sebelum pergeseran anggaran itu dilakukan,” ucapnya.

Iwan memahami situasi sulit yang dihadapi Pemprov Jabar antara mengejar target pembangunan dan menjaga hubungan baik dengan mitra kerja. Tentu diperlukan solusi cerdas agar kepercayaan kontraktor tidak luntur. 

"Ini sudah masuk domain eksekutif. Langkah yang diambil harus cerdas. Pekerjaan harus terus digas, tapi jangan sampai kita kehilangan kepercayaan dari para pelaksana kegiatan. Titik temu inilah yang harus segera dibahas bersama kami di DPRD,” tandasnya. 

Hal senada juga disampaikan Anggota Banggar lainnya, Doni Maradona yang menyayangkan minimnya transparansi pemprov dalam merumuskan skema pembayaran ini, mengingat peran DPRD sebagai mitra kerja pemerintah daerah. “Mestinya minimal disampaikan dulu ke dewan. Sejauh ini, sama sekali belum ada komunikasi terkait skema yang akan dipakai Pemprov Jabar,” imbuhnya.

TUTUPI DEFISIT
Defisit pendapatan daerah pada 2025 menjadi alasan utama Pemprov Jabar mengalokasikan dana BTT sebesar Rp621 miliar, pada APBD 2026 untuk membayar kewajiban yang tertunda. 

Kepala Bappeda Jabar, Dedi Mulyadi, menjelaskan bahwa penggunaan BTT untuk pembayaran pihak ketiga telah memiliki payung hukum melalui Permendagri Nomor 14 Tahun 2025, yang mengizinkan dana darurat digunakan untuk keperluan mendesak yang bersifat mengikat. 

“Adapun mekanisme penggalangan dana, karena plafon awal BTT hanya tersedia Rp328 miliar, pemprov akan menempuh dua jalur yakni pertama, mengoptimalkan saldo awal BTT yang tersedia. Kedua, melakukan pergeseran anggaran dari berbagai program di tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Proses ini bisa segera dijalankan pada Januari 2026 melalui Peraturan Gubernur (Pergub) tanpa harus menunggu mekanisme Perubahan APBD, dengan catatan tetap memberikan laporan kepada DPRD,” jelasnya. (E-2)

Sebelumnya Gubernur Dedi Mulyadi meamastikan belanja pembangunan 2025 yang belum dibayar atau terhutang senilai Rp621 miliar akan diselesaikan di 2026. Pada Januari 2026, akan ada pemasukan ke kas daerah sebesar Rp2 triliun. 

"Dari Rp2 triliun itu, akan dipakai untuk belanja gaji, tunjangan penghasilan pegawai dan lainnya sehingga menyisakan dana Rp800 miliar di kas daerah. Dengan demikian, pasti tersedia dana untuk membayarkan belanja yang belum terbayar pada 2025,” terangnya.

Menurut gubernur,  adanya belanja pembangunan yang belum dibayar disebabkan oleh berkurangnya dana bagi hasil dari pemerintah pusat pada 2025. Dari pemerintah pusat dana bagi hasil tidak disalurkan hampir Rp400 miliar. "Andaikan uang ini disalurkan maka tidak akan ada potensi untuk tunda bayar," sambungnya.(E-2)

Read Entire Article