Mengenal Autofagi, Proses 'Bersih-Bersih' Alami di Dalam Sel Tubuh

21 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Autofagi adalah cara alami tubuh membersihkan dan mendaur ulang bagian sel yang sudah rusak atau tidak terpakai. Sel sendiri merupakan unit dasar pembentuk seluruh jaringan dan organ tubuh. Di dalam setiap sel terdapat berbagai komponen yang bekerja menjaga sel tetap hidup dan berfungsi.

Namun, seiring waktu, sebagian komponen sel bisa rusak atau berhenti bekerja. Jika dibiarkan menumpuk, ‘sampah’  ini bisa mengganggu kinerja sel. Autofagi hadir sebagai sistem pembersihan yang membantu sel tetap sehat dan efisien seperti dilansir dari Cleveland Clinic pada Jumat, 9 Januari 2026.

Autofagi bekerja seperti sistem daur ulang. Bagian sel yang rusak akan dipilah, lalu dipecah menjadi komponen yang lebih kecil. Bagian yang masih bisa digunakan akan dimanfaatkan kembali, sementara sisanya dibuang.

Proses ini dibantu oleh protein khusus yang disebut autophagy-related proteins (ATGs). Protein ini memicu terbentuknya struktur bernama autofagosom, yang bertugas mengangkut bagian sel yang rusak menuju lisosom.

Lisosom adalah bagian sel yang berfungsi seperti ‘pencerna’. Di sinilah bagian sel yang rusak dipecah. Setelah proses ini selesai, lisosom akan melepaskan kembali komponen yang masih berguna agar bisa dipakai ulang oleh sel untuk membentuk bagian baru.

Istilah autofagi berasal dari bahasa Yunani, yaitu autos yang berarti ‘diri sendiri’ dan phagomai yang berarti ‘memakan’. Secara sederhana, autofagi berarti sel ‘memakan’ bagian dari dirinya sendiri.

Kapan Autofagi Terjadi?

Autofagi biasanya aktif saat sel berada dalam kondisi kekurangan nutrisi atau oksigen, atau ketika sel mengalami kerusakan. Dalam situasi ini, tubuh tidak mendapatkan cukup energi dari luar, sehingga sel harus memaksimalkan sumber daya yang ada di dalamnya.

Dengan autofagi, sel menggunakan kembali komponen internalnya agar tetap bisa bertahan. Proses ini tidak hanya membantu sel hidup, tetapi juga membuat sel bekerja lebih efisien karena hanya menyisakan bagian yang benar-benar dibutuhkan.

Hal-Hal yang Bisa Memicu Autofagi

Autofagi terjadi secara alami, tetapi aktivitasnya dapat meningkat saat tubuh berada dalam kondisi tertentu. Beberapa cara yang diketahui dapat memicu autofagi antara lain:

1. Puasa

Puasa berarti tidak makan selama jangka waktu tertentu. Saat tubuh kekurangan nutrisi, sel terdorong untuk mendaur ulang komponen internalnya agar tetap berfungsi.

2. Pembatasan Kalori

Mengurangi jumlah kalori harian juga dapat memicu autofagi. Ketika asupan energi berkurang, sel akan beradaptasi dengan menggunakan kembali bagian sel yang ada.

3. Pola Makan Tinggi Lemak dan Rendah Karbohidrat

Pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat, seperti diet keto, mengubah cara tubuh menghasilkan energi. Tubuh lebih banyak membakar lemak dibandingkan karbohidrat, dan perubahan ini dapat memicu autofagi.

4. Olahraga

Olahraga dapat meningkatkan aktivitas ATGs, terutama melalui stres pada otot rangka. Jenis dan intensitas olahraga menentukan seberapa besar autofagi yang terjadi.

Meski begitu, tidak semua orang aman mencoba cara-cara ini. Puasa, pembatasan kalori, atau diet tertentu tidak dianjurkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, atau orang dengan kondisi seperti diabetes. Olahraga berat juga sebaiknya dilakukan setelah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Potensi Manfaat Autofagi

Dikutip dari Everyday Health, autofagi memang terjadi secara alami, tetapi para peneliti masih mempelajari apakah upaya memicu autofagi dapat memberikan manfaat kesehatan tertentu. Penelitian tersebut masih berada pada tahap awal. Berikut beberapa potensi manfaat autofagi:

1. Umur Panjang

Kemampuan sel melakukan autofagi dipercaya menurun seiring usia. Beberapa studi pada hewan menemukan bahwa peningkatan autofagi berkaitan dengan usia hidup yang lebih panjang dan kondisi kesehatan yang lebih baik, meski hal ini belum dipastikan pada manusia.

2. Berat Badan

Belum ada bukti bahwa autofagi secara langsung menyebabkan penurunan berat badan. Namun, proses ini diduga memengaruhi hormon pengatur rasa lapar seperti ghrelin, insulin, dan glukagon, yang dapat menurunkan rasa lapar secara tidak langsung.

3. Penyakit Kronis

Gangguan autofagi diketahui berkaitan dengan berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit metabolik seperti diabetes, beberapa jenis kanker, serta penyakit neurodegeneratif seperti Parkinson dan Alzheimer. Oleh karena itu, autofagi terus diteliti dalam kaitannya dengan pencegahan dan penanganan penyakit-penyakit tersebut.

Read Entire Article