Tubuh Kurang Sehat, Apa Boleh Olahraga atau Istirahat Saja? Ketahui Batas Amannya

17 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang kerap dilema saat tubuh tidak fit, tetap berolahraga demi menjaga konsistensi, atau memilih beristirahat agar cepat pulih. Meski olahraga dikenal baik untuk kesehatan, memaksakan diri saat kondisi tubuh tidak fit justru dapat memperburuk keadaan.

Lalu, kapan olahraga masih boleh dilakukan dan kapan sebaiknya dihentikan?

Dilansir dari Health pada Minggu, 11 Januari 2026 jika keluhan hanya muncul di atas leher, seperti hidung tersumbat, bersin, atau tenggorokan terasa gatal, aktivitas fisik umumnya masih diperbolehkan. Namun, olahraga sebaiknya dilakukan dengan intensitas ringan dan tetap memperhatikan respons tubuh.

Sebaliknya, jika muncul gejala di bawah leher, seperti nyeri atau sesak di dada, mual, sakit perut, muntah, hingga demam, olahraga sebaiknya dihentikan.

Berdasarkan American Heart Association, demam merupakan tanda mutlak untuk beristirahat karena aktivitas fisik dapat meningkatkan suhu tubuh secara berlebihan dan memperparah kondisi kesehatan.

Selain itu, penting juga mengetahui jenis olahraga yang masih tergolong aman saat kondisi tubuh kurang fit.

Olahraga Ringan yang Masih Aman Dilakukan Saat Kurang Sehat

Bagi mereka yang hanya mengalami flu ringan tanpa demam, olahraga ringan masih bisa menjadi pilihan. Aktivitas fisik dengan intensitas rendah justru dapat membantu tubuh tetap bugar dan terasa lebih segar.

Jalan kaki, misalnya, dapat membantu pernapasan lebih dalam dan membuka saluran sinus yang tersumbat. Bersepeda santai juga relatif aman karena memberikan efek kardio ringan, selama dilakukan di lingkungan dengan udara bersih.

Yoga dan peregangan lembut, khususnya gaya restoratif seperti Hatha yoga, dapat membantu meredakan pegal-pegal dan membuat tubuh lebih rileks. Jogging ringan dengan tempo pelan juga masih diperbolehkan bagi yang terbiasa berlari, asalkan tubuh tidak menunjukkan tanda kelelahan berlebih.

Selain itu, menari dengan gerakan ringan dan tidak menghentak bisa menjadi alternatif menyenangkan untuk tetap aktif sekaligus membantu mengurangi stres, yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh.

Aktivitas yang Sebaiknya Dihindari

Saat daya tahan tubuh menurun, beberapa jenis olahraga sebaiknya dihindari. Angkat beban berat, misalnya, berisiko meningkatkan cedera karena kekuatan, fokus, dan koordinasi tubuh biasanya menurun saat sakit.

Berenang juga perlu dipertimbangkan kembali. Paparan kaporit dapat mengiritasi saluran napas, sementara hidung tersumbat dapat menyulitkan pernapasan dan membuat tubuh cepat lelah.

Faktor lingkungan juga tak kalah penting. Berolahraga di cuaca ekstrem, terutama udara yang sangat dingin dan kering, berpotensi memicu batuk, tenggorokan kering, hingga sesak napas. Dalam kondisi ini, istirahat tetap menjadi pilihan terbaik agar pemulihan berlangsung optimal.

Dengarkan Sinyal Tubuh

Dokter spesialis penyakit dalam, Andrea Hulse, menegaskan bahwa keputusan untuk berolahraga saat sakit sangat bergantung pada kondisi dan kebiasaan masing-masing individu. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, hindari pergi ke gym atau fasilitas umum untuk mencegah penularan virus ke orang lain.

Kedua, pastikan tubuh tetap terhidrasi karena olahraga saat sakit meningkatkan risiko dehidrasi yang dapat memperlambat penyembuhan.

Ketiga, turunkan intensitas olahraga. Jika biasanya berlari lima kilometer, gantilah dengan jalan cepat selama 20–30 menit.

Keempat, waspadai batuk berdahak. Jika batuk disertai lendir, sebaiknya segera beristirahat karena kondisi ini bisa menjadi tanda infeksi. Pada akhirnya, konsistensi memang penting, tetapi mendengarkan tubuh jauh lebih utama. Saat tubuh memberi sinyal untuk beristirahat, berhenti sejenak adalah bagian dari upaya menjaga kesehatan jangka panjang.

Read Entire Article