Liputan6.com, Jakarta - Beluntas (Pluchea indica) merupakan tanaman semak yang sangat populer di Indonesia karena ketahanannya terhadap cuaca ekstrem. Selain fungsi estetika sebagai pembatas rumah, manfaat beluntas yang sering dijadikan tanaman pagar mencakup khasiat medis yang luas berkat kandungan antioksidan, flavonoid, dan minyak atsiri di dalamnya.
Dijelaskan dalam buku Produksi Makanan Dan Minuman Herbal Oleh Wisnuwati, (2021: hlm. 72), bagian yang dapat digunakan dari tanaman beluntas adalah seluruh bagian tanaman, baik digunakan segar maupun dikeringkan. Namun yang bisa dan banyak digunakan adalah bagian daun
Pemanfaatan beluntas sebagai tanaman herbal telah bergeser dari sekadar pengobatan tradisional menjadi bagian dari gaya hidup sehat modern di tahun 2026. Daunnya yang memiliki aroma khas ini dapat dikonsumsi dalam bentuk teh, suplemen, maupun lalapan segar untuk mendapatkan perlindungan maksimal bagi tubuh dari berbagai radikal bebas. Berikut ulasannya yang Liputan6.com rangkum, Rabu (7/1/2026).
Manfaat Beluntas yang Sering Dijadikan Tanaman Pagar
Beluntas sering dijadikan pembatas antara pekarangan dan jalan. Jenis pagar hidup ini tak hanya estetik tapi punya berbagai manfaat untuk kesehatan manusia.
Menurut buku Aneka Tanaman Berkhasiat Obat Oleh Megawati, Mutiara Khaerun Nisa, dan Muhammad Arsyad, (2021:hlm. 41) beluntas sering dipakai sebagai obat gangguan pencernaan, obat demam, obat bau badan dan mulut, atasi pegal linu, atasi rematik, menjaga kesehatan rahim, cegah diabetes, dan obat nyeri haid.
1. Mengatasi Masalah Bau Badan
Manfaat beluntas yang sering dijadikan tanaman pagar sangat efektif dalam menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Kandungan senyawa antibakteri di dalamnya bekerja dari dalam tubuh untuk menetralisir aroma keringat yang menyengat.
Secara tradisional, masyarakat mengonsumsi air rebusan daunnya atau memakannya sebagai lalapan secara rutin. Di tahun 2026, ekstrak beluntas juga mulai banyak digunakan dalam industri deodoran alami karena kemampuannya menjaga kesegaran tubuh sepanjang hari.
Daun beluntas mengandung flavonoid yang berperan aktif dalam menghambat penyerapan kolesterol jahat (LDL) di dalam darah. Hal ini membantu mencegah penumpukan plak pada dinding pembuluh darah yang dapat memicu penyakit jantung.
Dengan konsumsi teratur, beluntas membantu menjaga profil lipid tubuh tetap seimbang. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa antioksidan dalam beluntas secara signifikan mendukung metabolisme lemak yang lebih sehat.
3. Meredakan Nyeri Sendi dan Pegal Linu
Salah satu manfaat beluntas yang sering dijadikan tanaman pagar adalah sifat analgesik dan anti-inflamasinya. Tanaman ini sangat efektif digunakan oleh lansia maupun pekerja keras untuk meredakan nyeri akibat rematik atau kelelahan otot.
Pemanfaatannya bisa dilakukan dengan meminum air rebusan atau menumbuk daunnya untuk dijadikan bobok (obat luar). Sifat hangat dari minyak atsirinya membantu melancarkan peredaran darah di area yang terasa nyeri.
4. Mengatasi Keputihan pada Wanita
Beluntas telah lama dikenal sebagai sahabat wanita karena mampu mengatasi masalah keputihan yang disebabkan oleh infeksi jamur atau bakteri. Sifat antiseptik alaminya membantu menjaga keseimbangan pH pada area kewanitaan.
Konsumsi air rebusan daun beluntas secara rutin saat masa menstruasi juga dipercaya dapat mengurangi aroma tidak sedap dan rasa gatal. Ini menjadi solusi herbal yang aman tanpa efek samping kimiawi yang berbahaya.
5. Mengontrol Kadar Gula Darah
Potensi manfaat beluntas yang sering dijadikan tanaman pagar dalam membantu penderita diabetes sangatlah besar. Zat aktif dalam daun ini mampu meningkatkan sensitivitas insulin dan menghambat pemecahan glukosa di usus.
Hal ini menjadikan beluntas sebagai tanaman pendamping yang baik bagi mereka yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil. Di tahun 2026, banyak pakar herbal menyarankan penggunaan teh daun beluntas sebagai bagian dari manajemen diabetes mandiri.
6. Mencegah Penuaan Dini
Tingginya kandungan antioksidan dalam daun beluntas berfungsi menangkal radikal bebas yang merusak sel-sel kulit. Hal ini membantu menyamarkan garis halus dan menjaga elastisitas kulit agar tetap tampak awet muda.
Banyak orang kini menggunakan air rebusan beluntas sebagai toner wajah alami atau mencampurnya ke dalam masker. Penggunaan secara internal melalui konsumsi rutin juga memberikan efek glowing dari dalam.
7. Mengobati Gangguan Pencernaan
Kandungan tanin dalam manfaat beluntas yang sering dijadikan tanaman pagar berperan dalam menenangkan dinding lambung dan usus. Tanaman ini efektif untuk mengatasi perut kembung, diare, hingga masalah asam lambung yang meningkat.
Serat dan senyawa aktifnya juga membantu proses sekresi enzim pencernaan sehingga penyerapan nutrisi menjadi lebih maksimal. Mengonsumsi beluntas setelah makan dapat membantu proses metabolisme berjalan lebih lancar.
Manfaat Beluntas Lainnya
8. Mempercepat Penyembuhan Luka
Sifat antimikroba yang kuat pada daun beluntas mempercepat proses regenerasi sel kulit yang terluka. Daun yang ditumbuk halus dapat dioleskan pada luka gores atau memar untuk mencegah infeksi dan mempercepat penutupan luka.
Selain itu, efek anti-inflamasinya mengurangi pembengkakan dan rasa perih pada area yang terluka. Ini menjadikannya obat pertolongan pertama yang murah dan mudah ditemukan di pekarangan rumah.
9. Menghilangkan Bau Mulut
Selain bau badan, manfaat beluntas yang sering dijadikan tanaman pagar juga ampuh untuk mengatasi nafas tidak sedap. Senyawa atsiri di dalamnya membunuh bakteri di rongga mulut dan sela-sela gigi yang menjadi sumber bau.
Air rebusan beluntas bisa dijadikan sebagai obat kumur alami setiap pagi dan malam hari. Selain memberikan kesegaran, beluntas juga membantu memperkuat gusi dan mencegah peradangan mulut.
10. Menjaga Kesehatan Rahim
Bagi wanita yang baru saja melahirkan, beluntas sering digunakan untuk membantu membersihkan rahim dan mempercepat pemulihan organ reproduksi. Senyawa dalam beluntas membantu kontraksi rahim kembali ke ukuran normal.
Secara tradisional, ibu pasca melahirkan mengonsumsi jamu beluntas untuk meningkatkan kebugaran tubuh. Khasiatnya juga membantu meredakan nyeri yang sering muncul selama masa nifas.
11. Meningkatkan Nafsu Makan
Beluntas memiliki efek stomakik yang dapat merangsang nafsu makan, terutama pada anak-anak atau orang yang sedang dalam masa penyembuhan. Rasa getir khas daunnya justru menjadi pemicu produksi air liur dan enzim pencernaan.
Cara penggunaannya cukup sederhana, yakni dengan mencampurkan daun beluntas ke dalam masakan atau menjadikannya lalapan pendamping nasi. Hal ini membantu mengembalikan gairah makan secara alami.
12. Mengatasi Penyakit Kulit (Scabies)
Penggunaan luar manfaat beluntas yang sering dijadikan tanaman pagar sangat efektif untuk mengobati penyakit kulit menula...

4 days ago
9
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3355492/original/039232700_1611214541-pawel-czerwinski-3DT_d9ttbv0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3147908/original/079804100_1591692643-2960712.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3129634/original/054854500_1589548428-Fresh_Onion.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4320348/original/045358200_1676043737-pratik-gupta-CNOo9ZMBqRM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4916776/original/068984900_1723534956-young-adults-having-fun-open-mic.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5334219/original/040436000_1756710026-IMG_6922.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4760875/original/002982700_1709526018-IMG_1453.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124885/original/086799300_1738907998-sick-woman-with-cough-throat-infection-bed-covering-his-face-while-coughing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5468216/original/036687700_1767944431-Healing.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4779722/original/080291100_1711003602-alarm-glass-water-near-fruits.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2903367/original/044657600_1567739509-foto3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426474/original/003478700_1764306642-little-girl-looks-her-teddy-bear-child-with-favorite-toy-blurred-background-copy-space.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5467425/original/044555900_1767882053-20260108_132852.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467349/original/079815100_1767873932-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_10.37.50.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437668/original/008965500_1765260399-hands-holding-knife-fork-alarm-clock-plate-blue-background__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998022/original/048425400_1650250763-tread-flower-gb46e90f99_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405618/original/035755500_1762490751-IMG-20251107-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5467595/original/073114300_1767924014-internet.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659931/original/091620700_1700718204-F_YRTdTaIAAPvSp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592288/original/043510200_1695963965-F6v8etCbkAEXI1z.jpeg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437257/original/096868200_1765246639-christian_pulisic_milan_vs_torino.jpg)









