Viral Kasus Rahim Copot, Ternyata Ini Penyebab dan Risikonya bagi Ibu

1 month ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan kabar seorang ibu yang mengalami rahim copot usai melahirkan. Kisah tersebut viral dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan perempuan, terutama calon ibu yang sedang menanti waktu persalinan. Namun, apakah benar rahim bisa copot saat melahirkan? Secara medis, kondisi ini bisa terjadi, tetapi sangat jarang dan berbahaya.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp.OG, MARS, MM, menjelaskan bahwa fenomena rahim copot bukanlah kejadian normal. Kondisi ini umumnya terjadi akibat cara persalinan yang salah dan tidak dilakukan oleh tenaga medis profesional.

"Fenomena rahim sampai copot itu sudah pasti akibat dari cara melahirkan yang tidak baik," ujar Yeni.

Menurutnya, banyak kasus seperti ini terjadi karena proses persalinan ditangani oleh dukun beranak yang tidak memiliki pemahaman anatomi tubuh manusia. Salah satu tindakan berisiko tinggi adalah menarik plasenta secara paksa setelah bayi lahir.

"Biasanya mereka berusaha mengeluarkan plasenta dengan menariknya terus, dan akhirnya rahim ikut tertarik sampai jebol," tambahnya.

Rahim Bisa Copot karena Ditarik Paksa

Secara anatomi, rahim memiliki jaringan penggantung di bagian depan, samping, dan belakang yang berfungsi menjaga posisinya di dalam tubuh. Bila jaringan ini ditarik atau ditekan dengan kekuatan besar, apalagi pada ibu yang sedang lemah pascamelahirkan, rahim bisa terlepas dari tempatnya.

"Rahim memang punya penggantung, tapi kalau ditarik kuat, bisa copot. Apalagi pada ibu hamil, kadar hormon estrogen dan progesteronnya tinggi sehingga jaringan tubuh jadi lunak dan mudah rusak," kata Yeni.

Dia, menambahkan, ibu hamil yang mengalami anemia atau kekurangan nutrisi juga berisiko lebih besar karena jaringan tubuhnya rapuh. Kondisi ini semakin memperparah kerentanan rahim terhadap tarikan atau tekanan yang berlebihan.

Kasus Rahim Copot Sangat Jarang Terjadi

Meski heboh di dunia maya, Yeni menegaskan bahwa kasus rahim copot sangat jarang terjadi di dunia medis. Kejadian tersebut bisa dibilang ekstrem dan seharusnya tidak terjadi jika proses persalinan dilakukan oleh dokter atau bidan yang berkompeten.

"Ini amat sangat jarang. Kejadian luar biasa yang seharusnya tidak terjadi. Biasanya karena proses melahirkan yang dipaksakan, misalnya bayi didorong kuat dari atas dan rahim ditarik dari bawah," ujarnya.

Dia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi mempercayakan proses persalinan pada tenaga non-medis. Selain membahayakan ibu, tindakan tersebut juga dapat mengancam keselamatan bayi.

Rahim Copot Tidak Bisa Dibalikan Lagi

Lalu, apakah rahim yang sudah copot bisa dikembalikan seperti semula? Menurut Yeni, kemungkinan tersebut hampir mustahil dilakukan. Meskipun dunia medis mengenal transplantasi rahim, prosedur itu tidak ditujukan untuk memperbaiki rahim yang sudah rusak akibat copot saat melahirkan.

"Secara teori bisa dilakukan transplantasi rahim, tapi kalau rahimnya sudah copot, sudah dipegang-pegang, infeksi, jaringannya tidak mungkin dikembalikan. Itu harus steril sekali," katanya.

Selain sulit, kondisi rahim yang sudah rusak biasanya disertai perdarahan hebat dan infeksi. Jika tidak segera ditangani, nyawa ibu bisa terancam.

Read Entire Article